[postlink]
https://infonasheed.blogspot.com/2012/10/konser-izis-hangatkan-suasana-awal.html[/postlink]
“Akhi .. kabarnya bentar lagi akan ada konser nasyid ya di kairo. sekalian penggalangan dana untuk rakyat palestina gitu,”
“Ah,, massa sih! emang team nasyid dari mana bro?”
“Katanya sih nasyid dari Indonesia, Izzatul Islam dan juga dimeriahkan oleh Da’i Nada dan Ikram Malaysia”.
Haaahhhh!!
(yang mendengar pada terperangah).
“Yang bener nih,,,. Wah mantap tuh. !!”
“Makanya kamu lihat tuh, iklannya di baliho yang terpampang lebar di perempatan jalan dekat masjid Nur Khitob”
(sebuah persimpangan jalan yang sering dilewati oleh mahasiswa asing saat akan berangkat kuliah).
*selamat jalan sahabat, selamat berjuang disana, do’a kami kan selalu menyertai dan doakan kami agar bisa berjuang kesana.
Kairo, 23 Oktober 2012
___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia
by: Adi Sucipto
Studied at Al-Azhar University, Cairo, Egypt
From Ipuh, Bengkulu, Indonesia
***
“Akhi .. kabarnya bentar lagi akan ada konser nasyid ya di kairo. sekalian penggalangan dana untuk rakyat palestina gitu,”
“Ah,, massa sih! emang team nasyid dari mana bro?”
“Katanya sih nasyid dari Indonesia, Izzatul Islam dan juga dimeriahkan oleh Da’i Nada dan Ikram Malaysia”.
Haaahhhh!!
(yang mendengar pada terperangah).
“Yang bener nih,,,. Wah mantap tuh. !!”
“Makanya kamu lihat tuh, iklannya di baliho yang terpampang lebar di perempatan jalan dekat masjid Nur Khitob”
(sebuah persimpangan jalan yang sering dilewati oleh mahasiswa asing saat akan berangkat kuliah).
Kira-kira begitulah ekpresi sebagian dari kawan-kawan mahasiswa
indonesia di Mesir saat mendengar kabar akan ada perhelatan besar KONSER
AMAL UNTUK RAKYAT PALESTINA. Perhelatan dahsyat itu tidak hanya
mengejutkan WNI di Mesir tapi juga warga negara lain, seperti Malaysia,
Brunei , Thailand dan India. Maka tak heran saat acara konser
berlangsung jumlah peserta yang hadir melebihi 1700 orang.
Tiga hari menjelang konser amal dilaksanakan, seluruh panitia sudah mulai bekerja dengan suka cita.
Ada yang menarik saat team penggalangan dana turun ke lapangan, menuju
rumah-rumah WNI yang berada di kawasan Hay Asyir & Rab’ah kota
Kairo, mereka para mahasiswa tampak bersemangat menginfaqkan sebagian
hartanya.
Penggalangan dana tidak hanya di kota Kairo saja tapi juga sampai ke
daerah-daerah provinsi yang ada WNI disana seperti Zagazig, Tafahna
& Tanta, tentu jarak tempuhnya membutuhkan waktu berjam-jam. Namun
semangat juang kawan-kawan panitia tidak mematahkan semangat untuk
mengumpulkan sebanyak-banyaknya dana infak untuk rakyat Gaza.
Allahu Akbar !! hasilnya pun tak disangka-sangka, dari saku kecil
mahasiswa Indonesia terkumpulah uang ribuan pound, sehingga salah
seorang panitia sampai meneteskan air mata karena terharu melihat
tingginya solidaritas dari kawan-kawan mahasiswa untuk menyisihkan
uangnya meskipun banyak diantara mereka yang ekonominya masih sulit,
belum mendapatkan kiriman uang dari orangtua atau mendapatkan beasiswa.
Sesuai yang diagendakan, pada hari senin tanggal 22 Oktober 2012, pukul
18.00 waktu Kairo, mahasiswa Indonesia termasuk pejabat-pejabat KBRI dan
wakil-wakil Palestina. Serta ada juga dari Mesir, Eropa, Afrika dan
lain-lain berdatangan menuju tempat perhelatan akbar, tempatnya di Aula
Andalus Al Azhar Conference Center – Kairo.
Tampak juga para mahasiswa/pelajar dari negara Malaysia, Brunei dan
Thailand, mereka berduyun-duyun melangkah dan memadati gedung acara.
Mereka yang datang tidak hanya berdomisili di kota Kairo saja tapi juga
dari provinsi-provinsi di Mesir yang perjalanannya membutuhkan waktu dua
hingga tiga jam untuk sampai di Kairo, belum lagi terkena macet di
jalan.
@ashrafputih :
@elsyukry92 udah mulai blum kak syukri ? Macet bgt nih telat -_-
@ElSyukry92 :
Baru mulai,skrang masih kata2 smbutan,smoga mcetnya cepat slesai :)
Sebuah fenomena dan pemandangan yang memukau & spektakuler, antusias
yang tinggi dari kawan-kawan mahasiswa untuk turut serta mensukseskan
acara konser amal yang mana acara malam itu merupakan acara termegah dan
terbesar buat mahasiswa Indonesia di Mesir.
Maka tak heran saat konser berlangsung banyak dari peserta sudah tidak
kebagian bangku, mereka rela berdiri di belakang, pojok-pojok hingga di
luar Aula. Empat stasiun televisi pun tak ingin melewatkan acara
tersebut dan siap meliput acara dari awal hingga akhir.
Acara dibuka oleh Ikram Malaysia yang menyumbangkan lagu-lagu rohani,
dilanjutkan nasyid oleh team Da’i Nada yang terkenal dengan acapela.
Sebelum team nasyid IZZIS menaiki panggung semua peserta yang hadir
disuguhi video tentang penindasan rakyat Gaza oleh tentara zionis Israel
laknatullah.
Selanjutya team IZZIS pun masuk dan menyanyikan lagu GAZA sebagai lagu
pembuka. Serentak penonton yang memadati aula berteriak takbir “Allahu Akbar” !! riuh gemuruh takbirpun bergema menghiasi suasana malam konser.
![]() |
| foto @infoknrp |
Setelah beberapa lagu ditampilkan, tibalah saatnya penyampaian orasi
yang dibawakan oleh syaikh Mukhils Yunus yang berasal dari
Gaza–Palestina, beliau berorasi dengan semangat berapi- api, membuat
peserta terpukau atas menyampaiannya tentang semangat rakyat Gaza dalam
menghadapi musuh-musuh Allah yang telah berpuluh-puluh tahun menjajah
bumi mereka. Tidak hanya itu beliau juga menyumbangkan sebuah nasyid
perjuangan dan di saat itu pula team penggalangan dana turun, dengan
kotak infaq yang berbenderakan Palestina.
Semakin malam, semakin meriah acara konser amal. Apalagi saat memasuki
acara lelang amal, lelang lukisan Syeikh Ahmad Yasin karya Setobuje
salah seorang seniman Indonesia. Lelang amal ini pastinya semakin
membuat seru suasana, dimana orang-orang berlomba-lomba untuk dapat
menjadi penyumbang terbanyak untuk rakyat Palestina dengam membeli
lukisan dengan style WPAP. Bismillah masyaAllah malam itu lelang amal
dimenangi oleh salah seorang mahasiswa Malaysia dengan harga $US 3000
atau hampir Rp 30 juta.
Di akhir acara konser amal tersebut ditutup dengan sebuah do’a yang
disampaikan oleh ustadz Irsyad Safar. Sebelum berdoa beliau memaparkan
sebuah hadits yang maknanya: "satu solat yang dikerjakan di masjid al
Aqsa lebih afdhal daripada 500 shalat yang dikerjakan di masjid-masjid
yang lain kecuali Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Sahabat bertanya; “Ya Rasulullah, bagaimana kalau kami tidak sempat
untuk solat di masjid al Aqsa? (karena jarak dan biaya)”. Baginda nabi
berkata; cukuplah kalian berikan minyak untuk penerang lentera masjid Al
Aqsa”. (sebagaimana yang disampaikan nabi).
Maksudnya, meskipun kita tidak ada biaya untuk berangkat shalat disana,
mungkin karena faktor jarak atau biaya maka cukuplah kita menginfaqkan
sebagian harta kita, meskpun hanya dengan setetes minyak. Allahu Akbar
!!! dan kita doakan semoga mereka yang telah menginfaqkan sebagian
hartanya di acara konser amal tersebut juga akan mendapatkan pahala yang
sama, yakni 500 kali lebih afdhal dibanding solat di tempat lain
(kecuali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi).
SELAMAT TINGGAL SAHABATKU adalah lagu terakhir IZZIS saat meninggalkan panggung konser amal.
*selamat jalan sahabat, selamat berjuang disana, do’a kami kan selalu menyertai dan doakan kami agar bisa berjuang kesana.
Kairo, 23 Oktober 2012
___________ posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia








Posting Komentar